Pidato pengukuhan guru besar Prof. Dr. Umar Kayam yang
dibacakan 20 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 19 Mei 1989, ternyata masih relevan
dan mampu mengungkapkan kondisi faktual yang terjadi sekarang ini. Kondisi
negara dan bangsa Indonesia yang walaupun secara fisik telah merdeka tetapi
dalam kenyataannya sekarang ini “terjajah” kembali. Ketergantungan yang begitu
besar terhadap asing baik di bidang ekonomi, teknologi dan juga budaya,
menunjukkan ketidakmampuan bangsa Indonesia menghadapi invansi budaya barat
yang sekarang sedang mencekeram dunia. Keterpurukan Indonesia sekarang ini oleh
Prof. Dr. Umar Kayam dikatakan sebagai ketidakmampuan bangsa Indonesia
melakukan transformasi budaya.
Dialog
budaya barat dengan budaya lokal tidak
berjalan dengan baik karena adanya pemaksaan